Ghibah dan Gosip


Assalamu'alaykum... Lama tidak berceloteh disini. Maksudku, bukan untuk berbicara yang tidak ada manfaatnya.. hehehe.. Sekedar muhasabah diri, akupun masih jauh dari kata benar dan perlu memperbaiki diri, terus dan terus lagi.
Oke, ada kutipan hadits nih. renungkan yaa :-)
Jika memang benar adanya, maka itu menggunjing, jika tidak benar adanya maka itu fitnah. maka "diamlah". #Ghibah
Bukan untuk membesar-besarkan masalah, tapi untuk instropeksi buat aku saja. Rukunnya adalah ada rekan bicara dan bahan yang seru. Katanya seh sama dengan makan bangkai teman sendiri. Sama saja ternyata, rasan-rasan menjadi tema utama manusia, tidak peduli itu adalah generasi pencetak manusia sekalipun. Karena apa-apa yang kita bicarakan tentang orang lain, belum tentu kita lebih baik dari orang tersebut. *Istighfar
Nyesek rasanya, mengelus-ngelus dada. Betapa tidak? Pembicaraan yang paling mudah mengalir adalah membicarakan orang lain... Dalam kumpul-kumpul sama temen, rekan kerja, atau hang out sambil makan-makan dan malah yang lebihcanggih adalah acara gosip di televisi, menggunjing orang lewat twitter, facebook, or socmed lainnya. Iulah yang menggambarkan kualitas diri seseorang, kalau bukan kepo berarti syirik. Kepo karena dirinya merasa enggan tersaingi oleh orang lain. Atau Syirik karena dirinya tidak bisa menjadi seperti orang yang dibicarakannya (hehe jadi ngomongin orang juga bukan ya??)
Yang aku fahami tentang ghibah adalah.. Dosa sesama manusia juga sama Allah... Kalau dosa sama Allah, taubatnya cukup memohon ampun sama Allah saja, tapi kalau dosa sama manusia tentunya harus meminta maaf langsung pada setiap manusia yang pernah tersakiti... Dan lagian, masa iya sih kita mau makan daging bangkai saudara kita? Daging bangkai hewan ternak aja jijik. Ini daging bangkai saudara? Saudara kita kan manusia, artinya daging bangkai manusia?? Masya Allah, Oh Noo...
Atau setidaknya kita bisa bercermin pada diri sendiri, jika ada oranglain yang menggunjing tentang kita, bagaimana perasaannya? Cita-citanya sih pingin punya tabungan buat akhirat, tapi kalau masih ghibah or gosip mending jangan mimpi deh...
Trus, gimana dengan acara di TV yang santer dengan program-program gosipin selebritis kesana kemari, dari yang mulai baik-baik sampe yang buruk? Bolehlah nyalahintelevisi yang seenak dewek nyiarin acara kurang mutu itu. Siapa sih artis? Kenapa harus peduli dengan kehidupan mereka yang selalu dibuntuti oleh wartawan. Bahkan pamor SBY yang menjabat sebagai Presiden RI pun kalah besar sama pamor artis-artis. Memang itu semua haq pemilik perusahaan stasiun televisi untuk membuat acara apapun, untuk menghindarinya juga mudah kok. Tinggal gak usah nonton acara kurang bermanfaat gitu...
Kalian ngerasa punya potensi gak sih? Nah kenapa tidak mengembangkannya dengan hal yg positif.. Tapi jika jawabannya tidak punya potensi, aduh, kasian sekali... Artinya gak cinta sama diri sendiri..
Oya, tulisan ini tidak ada unsur paksaan.. Kalau tidak setuju dan merasa nyaman dengan kebiasaan ngegosip itu adalah haq masing-masing manusia.. Karena hidup adalah pilihan, dan manusialah yang memilih sendiri, bagaimana ia akan mengukir hidupnya yang singkat ini :-)
Karena, Sebaik-baiknya manusia ia yang memiliki manfaat besar terhadap sesama manusia..
So...
Hati2 Ghibah. Pahala anda bisa diambil orang yang anda bicarakan keburukannya saat di akhirat nanti.
*Istighfar* kalaupun berita itu benar, lebih baik diam. Karena benarnya berita termasuk Ghibah dan salahnya trmasuk Fitnah . Hati2.! :-(
Semkin dewasa, semakin tahu ilmu agama. Anda harus semakin bijak dalam berucap. Banyak-banyak berdo'a. Jgn smpai amal kita sia2 di dunia. Aamiin
Sekali lagi maaf, bukan so suci, tulisan ini semata sebagai pengingat diri yang masih jauh dari kata baik dan benar, semoga bermanfaat :-)

Sumber : oleh Faridatul Millah pada 30 Januari 2013 pukul 22:28
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati
Reaksi: 

Leave a comment

Tinggalkan komentar sobat, saran sobat sangat berharga buat saya, terimakasih juga udah mau berkunjung di blog sederhana ini